Uminaufal's Blog

Sebuah usaha yang masih dijalankan oleh pemiliknya, dan sang pemilik masih memegang kunci utama dan satu2nya yang memahami setiap detail dari kegiatan usahanya, bisa dipastikan adalah usaha yang masih dirintis. Kalaupun sudah cukup besar, belum cukup besar untuk berkembang menjadi sebuah perusahaan yang mampu bersaing dalam pasar global.

Seperti usaha yang sedang saya jalani sekarang ini. Jual beli busana muslim. Memang saya sudah mempunyai beberapa karyawan untuk membantu berjalannya usaha tsb. Tapi ssaha ini masih tak ubahnya sebuah jual beli biasa, yang sama saja dengan pedagang di pasar pada umumnya. Belum ada sistem yang terbangun dalam usaha tsb.

Saya membayangkan suatu saat usaha saya ini bisa menjadi sebuah perusahaan yang memiliki sistem yang jelas, bagian2 yang jelas dan bisa menggaji karyawannya sesuai dengan standar minimal yang telah ditentukan, syukur2 bisa lebih tapi tidak kurang. Sehingga karyawan pun akan memiliki kebanggaan dengan pekerjaannya.

Dan saya masih terus belajar menuju ke arah sana, semoga terbuka jalannnya…

 

Kita seringkali dibuat stres dengan berbagai kebutuhan hidup yang ada saat ini. Kebutuhan pokok harganya makin  mahal, apalagi hal2 yang bukan barang pokok pasti jauh lebih mahal lagi. Tapi seringkali kita lupa menyadari apakah yang membuat stress itu adalah benar2 kebutuhan atau semata keinginan saja. Karena  pada dasarnya kebutuhan manuasia itu ya itu2 saja. Kabutuhan dasar akan makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal dan sosial.

Yang banyak membuat stres di jaman sekarang ini seringkali, bukan karena kita tidak mempunyai makanan untuk hari ini atau tidak punya tempat tinggal. Tapi lebih kepada saya ingin makan makanan yang enak, yang tidak itu2 saja, atau di tempat2 yang keren spt orang-orang. Atau saya ingin punya rumah yang lebih bagus, yang lebih nyaman, yang lebih layak untuk keluarga saya. Sementara standar layak, nyaman dan bagus berubah2 dan cenderung makin tinggi dari hari ke hari. Kita seringkali lupa pada esensinya, kita sering disibukkan dengan tampilan luarnya saja. Padahal esensinya, makanan sederhana yng cukup untuk memenuhi kebutuhan badan kita pun sdh cukup tidak perlu berlebih2an. Rumah sederhana yang nyaman untuk istirahat dan berkumpul bersama keluarga pun sudah cukup. Kita lupa mensyukuri apa yang sudah kita miliki dan sibuk mengejar sesuatu yang lebih lagi dan lebih lagi.

Baca entri selengkapnya »

Membangun sebuah usaha mulai dari nol, hingga menjadi usaha yang mapan bukanlah upaya yang mudah. Banyak hal yang harus diupayakan, seseoarang yang sudah bertekad untuk menerjunkan diri dalam dunia usaha harus punya sifat yang ulet, pantang menyerah, tahan banting, supel, dan mau bekerja keras. Kareana dalam dunia usaha banyak sekali tantangan dan hal tidak terduga yang bisa terjadi. Mulai dari sikap orang2 terdekat kita, bisa jadi ada yang mendukung dan ada yang tidak. Belum lagi masalah2 yang dihadapi dalam usahanya itu sendiri. Mulai dari permodalan, mencari konsumen, melayani konsumen, persaingan usaha, dll.

meja kerja for blog

Saya bersyukur, dalam perjalanan usaha saya bersama suami  mulai dari nol sekali, orang2 terdekat saya (kedua orang tua dan mertua) memberikan dukungan penuh. Sehingga tidak ada terlalu banyak beban atau tuntutan dari orang tua harus begini begitu, sedikit pertanyaan dari teman atau saudara yang meragukan usaha kami memang ada, tapi Alhamdulillah seiring waktu, mereka mengakui bahwa usaha kami ini kelihatan hasilnya. Agar sebuah usaha bisa berjalan, tentu ada banyak upaya yang harus dilakukan. Kalau saya yang dari awal memang berjualan, selalu berusaha mencari pasar yang tepat untuk produk saya. Pada awalnya saya punya taman bacaan kemudian berkembang jadi cafe kecil2an, menunya yg simpel2. Maka target utama saya adalah anak2 sekolah, remaja SMP-SMA. Saya dan suami pun mengupayakan promosi langsung pada target yang dituju. Sebagiannya memanfaatkan relasi dan teman2 dan keponakan2 yang masih sekolah.

Baca entri selengkapnya »

Luar biasa ya, dengan adanya internet dan media sosial kita bisa terhubung dengan berbagai macam orang. Ada yang memang saudara, teman, sahabat karib, temen sekolah, temen kuliah, gebetan, bahkan dengan teman dr teman kita, yg kita belum tentu kenal bisa terhubung. Karena tidak semua list teman kita di media sosial adalah orang2 yang benar2 kita kenal di dunia nyata, tidak berarti kita bisa berkata2 seenaknya di dunia maya. Karena bagaimanapun interaksi di dunia maya, bisa menimbulkan bekas di dunia nyata lohh..Kata2 yang menyakitkan di dunia maya, bisa jadi menimbulkan sakit hati juga di dunia nyata… Mending kalau di dunia nyata, langsung ketemu orangnya, ada salah paham bisa langsung diluruskan, nah kalau di medsos, ada salah paham, tidak diluruskan, kemudian diketahui dan diramaikan oleh teman2 yang lain, malah jadi makin kacau deh ………….

Ada kasus lucu nih di akun FB saya, sudah lama memang saya di add oleh seseorang dari daerah yg sama, dan karena saya lihat banyak mutual fiend diantara kami maka saya terima saja. Kebanyakan mutual friendnya adalah teman2 senagkatan SMA. Saya pikir, mungkin memang teman senagkatan, tapi tdk sekelas, ya udahlah gpp………

Baca entri selengkapnya »

Saat ujian datang, saat diri ini merasa tak mampu lagi untuk menahan. Maka hanya kepada Allah, Dzat Yang Maha Agunglah kita mohon pertolongan. Memohon kepadaNya dengan penuh kepasrahan, menyadari kelemahan dan segala kekurangan di hadapanNya.

Saat berbagai cibiran  dan celaan datang dari orang2 yang suka mencela, maka hanya kepada Allah kita mohon kesabaran. Mohon kelapangan dada atas segala ejekan dan caci maki. Saat niat baik tak bersambut, malah berbalas dengan hinaan, maka bersabarlah. Sesungguhnya Allah Maha Tahu. Bersabar dan terus bersabar, hingga diri ini bertemu dengan Allah Sang Maha Pencipta.

Bersabar untuk tidak ikut mencela, bersabar untuk tidak membalas celaan, dan bersabar dari berkata yang tidak benar dan  menyebarkan aib orang lain. Memohon kepada Allah untuk ditunjukkan kebenaran, dan berharap semoga Allah menutupi aib diri ini yang hina.

Di tengah suasana kehidupan jaman sekarang yang serba materialistis, sebagian besar waktu dihabiskan untuk bekerja dan bekerja, aktivitas jalan2 atau refreshing menjadi kebutuhan yang tak dapat dielakkan. Maka tak heran tahun2 belakangan ini makin banyak tempat wisata bermunculan, mulai dari wisata alam, pendidikan, budaya, wisata air, permainan bahkan wisata kuliner. Tempat2 tsb bisa dipastikan akan ramai pengunjung pada hari libur terutama pada moment libur panjang seperti lebaran atau libur akhir tahun.

Kondisi seperti ini tentu berbeda dengan jaman2 saat saya masih kecil, yang namanya piknik atau wisata ya paling kalau ada yg mengadakan dari sekolah, kalau dari keluarga sengaja2 jalan2 atau berwisata hampir tidak pernah. Saat libur panjang lebaran waktunya ya dihabiskan untuk silaturrahim. Saya ingat banget waktu masih kecil pas lebaran selalu diajak Ibu Bapak keliling kampung dari satu rumah ke rumah lain. Kalau belum selesai dilanjut besoknya lagi. Nanti besoknya lagi baru ke saudara2 yang ada di kampung lain. Jadi untuk silaturrahim saja biasanya seminggu baru selesai. Inget banget sampe bosan mendengar obrolan orang2 tua saat saling berkunjung, rasanya udah bosan pengen pindah lagi biar cepet selesai. Tapi kalau bahasa Ibu saya, kalau tidak begitu nanti anak2 jadi “kepaten obor”, tidak lagi kenal saudara dan sanak kerabat. Memang benar sih, sudah dikenalkan waktu kecil saja, saat2 sekarang ini saya sudah mulai lupa dengan banyak saudara, terutama yang saudara jauh.

Saya juga makin menyadari pentingnya silaturrahim saat2 ini. Kala anak2 asyik dengan game komputer, tablet dan semacamnya, kepedulian thd orang lain makin menurun. Maka jika tidak dikenalkan dengan saudara atau teman dari orangtuanya, ada kemungkinan anak2 tidak akan mengenal saudara dan kerabat dekatnya. Padahal di dalam Islam sangat dianjurkan untuk senantiasa berbuat baik dan peduli dengan sesama muslim terlebih lagi dengan keluarga dan kerabat dekat. Tapi kalau kenal saja tidak, bagaimana mungkin mau berbuat baik.

Silaturrahim akan menumbuhkan rasa kasih sayang diantara keluarga atau sahabat, melapangkan rezeki dan memanjangkan umur. Sudah sepatutnya kita memperbanyak silaturrahim. Apalagi nih, kalau berdasar pengalaman saya yg anak2 masih kecil, silaturrahim ke keluarga atau teman lebih menyenangkan dibanding jalan2 ke tempat wisata. Yang pertama, pasti lebih hemat, silaturrahim gratis ngga ada ongkos ini itu, paling banter bawa oleh2 ala kadarnya utk yag kita kunjungi. Anak2 juga biasanya lebih anteng di karena suasananya kan di rumah, tidak seperti di tempat wisata yang rame. Malah mereka bisa punya teman baru atau lebih dekat dengan saudaranya.

Baca entri selengkapnya »

Awal tahun memang jadi momentum yang pas bagi sebagian besar produsen untuk launching produk baru mereka. Karena awal tahun dipercaya akan jadi sebuah awal baru, dengan trend yang baru dan fenomena2 baru. Begitu juga dalam dunia fashion, termasuk moslem fashion, tiap brand mengeluarkan model2 terbaru.

Qirani sebagai salah satu trend setter busana muslim casual, tak ketinggalan mengeluarkan katalog teranyar pada awal 2015. Dalam katalog terbaru ini Qirani menghadirkan model2 terbaik dari tiap kategori: qirani dewasa, qirani teens, dan qirani kids. Semua model yang dihadirkan selalu up to date dengan trend yang sedang berkembang.

Model 173 Teen 58 Kids 65 Baca entri selengkapnya »

Maret 2015
S S R K J S M
« Feb    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Kategori

Butik Naufal

Toko Online penyedia busana muslim

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.025 pengikut lainnya.